K etika seorang wanita mengandung, mencukupi asupan nutrisi yang tepat dan sesuai menjadi kebutuhan utama. Salah satu asupan yang penting untuk dikonsumsi adalah susu ibu hamil. Ada banyak merk yang dapat digunakan, hanya saja tak semua berkualitas dan rekomendasi yang sangat baik adalah menggunakan susu dengan tahapan prenagen yang tepat. Dengan demikian ibu dan anak akan sama-sama sehat karena mendapatkan nutrisi yang seimbang.

Perlu diketahui juga bahwa dalam tahap memilih susu tidak boleh dilakukan secara sembarangan meskipun masih dalam satu merk. Hal ini disebabkan setiap jenis sudah dirancang masing-masing sesuai dengan fungsi dan kegunaanya. Lalu bagaimanakan tahapan yang benar untuk prenagen?. Jika ingin mengetahui informasinya berikut akan disajikan untuk Anda.

Cara Memilih Tahapan Prenagen yang Baik

  1. Prenagen esensis

Prenagen esensis

Masa kehamilan tidak hanya dimulai ketika muncul tanda-tanda hamil, namun hal tersebut sudah terjadi sejak pembuahan dari sel telur selesai dilakukan. Namun masalahnya tidak semua orang mengetahui fakta penting ini, sehingga banyak yang keliru dalam memilih tahapan prenagen.

Pada dasarnya seorang wanita tidak akan mengetahui kapan terjadinya keberhasilan dalam proses pembuahan, sehingga hal-hal yang tidak diinginkan seperti keguguran terjadi. Nah, untuk menghindari persoalan tersebut, sejak awal kehamilan sebaiknya pasangan suami istri sudah memperhitungkan dan mempersiapkan susu prenagen untuk dikonsumsi.

Adapun tahapan prenagen pertama adalah esensi, dimana susu ini dibuat secara khusus guna mempersiapkan pembuahan. 3 nutrisi penting ditambahkan di dalamnya seperti zink, asam folat, dan zat besi. Untuk meminumnya tidak hanya calon ibu saja yang dianjurkan, namun juga calon ayah. Tujuannya ialah membuat sistem reproduksi lebih subur.

Disamping itu susu ini ternyata juga banyak mengandung kalsium dan vitamin D. Untuk kalsium berperan dalam membantu penyusunan zat untuk tulang dan menjaga kesehatan tulang pada ibu. Sedangkan untuk vitamin D sendiri dapat memicu ibu supaya tidak mengalami stress dan moodnya cenderung baik.

Sementara itu untuk asam folat yang terdapat di susu ini mencapi 115 mg, itu menandakan bahwa mengkonsumsinya akan memperkecil resiko cacat pada tabung syaraf ketika janin baru saja terbentuk. Prenagen esensis sangat dianjurkan untuk diminum mulai 3 sampai 4 bulan sebelum melakukan program hamil atau melakukan proses pembuahan.

  1. Prenagen emesis

Prenagen emesis

Tahapan prenagen yang berikutnya adalah prenagen emesis, dimana untuk mengkonsumsinya dianjurkan ketika seorang ibu mengalami mual dan muntah di awal kehamilan. Secara umum kondisi hormon dan geneti pada setiap calon ibu hamil tidaklah sama. Ada sebagian yang tidak merasakan mual dan muntah atau disebut sebagai hamil badak.

Namun ada pula yang sebaliknya dimana mual dan muntah menjadi aktifitas yang dilaluinya selama periode kehamilan berlangsung, dan ada juga yang hanya merasakan hal ini ketika trimester pertama. Tentunya yang kedua merupakan kehamilan yang sedikit merepotkan karena ibu selalu memuntahkan makanannya, sehingga kebutuhan gizi dirinya dan calon bayi cukup sulit untuk dipenuhi.

Baca Juga : Memilih Susu Prenagen Sesuai Tahapannya!

Adapun solusinya adalah menggunakan prenagen emesis yang akan menjadi sumber nutrisi bagi ibu hamil. Tak hanya itu saja rancangan khusus dari pembuatnya juga dilakukan supaya ibu yang meminumnya bisa sedikit berkurang rasa mual dan muntah. Perlu diketahui pula bahwa susu ini sudah teruji klinis dan memperoleh angka 90% klinis.

Dengan demikian dapat dipastikan jika tahapan prenagen kedua ini sanat efektif digunakan oleh para ibu yang sedang mengandung. Rahasia dibalik ini adala sinergi pada kandungan vitamin serta protein yang sangat tinggi di dalamnya. Sama halnya dengan prenagen pertama, karena ada asam folat yang dicampur guna menanggulangi cacat tabung saraf pada bayi yang akan dilahirkan nanti.

Jika ibu sudah merasa tidak mual dan muntah lagi maka bisa berhenti mengkonsumsi susu jenis ini. Namun bukan berarti tidak meminum asupan lagi, karena ada pula jenis selanjutnya yang wajib dikonsumsi. Jadi dapat disimpulan bahwa prenagen emesis hanya diperuntukkan pada masa-masa kehamilan muda, dimana ibu masih sensitive dan sering mengalami mual dan muntah.

  1. Prenagen mommy

Prenagen mommy

Nah, untuk prenagen mommy ini sedikit berbeda dari yang sebelumnya. Karena fungsi utamanya diperuntukkan bagi para ibu hamil yang tidak mengalami gejala mual dan muntah selama kehamilannya. Susu ini memiliki nutrisi dan asam folat yang tinggi dengan perancangan khusus supaya menunjang kebutuhan gizi dari calon ibu dan anaknya.

Hal ini dimaksudkan supaya berat janin mengalami pertambahan setiap bulannya sesuai dengan stndart dari kesehatan. Selain tiu tahapan prenagen mommy juga menjadi pencegah supaya bayi tetap lahir di usia normal yakni 9 bulan dan tidak premature. Apabila sejak diketahui kehamilan dan tidak memperoleh gejala apapun ibu dapat langsung mengkonsumsi susu ini tanpa harus melewati tahap kedua.

Bagi ibu hamil yang tidak menyukai rasa coklat ada sejumlah varian rasa yan dapat dipilih. Adapun seperti strawberry, vanilla, kacang hijau, mocha, dan lain sebagainya. Tentu saja rasa yang beragam ini dapat menunjang para ibu untuk tidak merasa bosan dalam menikmatinya karena jika itu terjadi langsung saja ganti rasa sesuai dengan keinginan masing-masing individu.

  1. Prenagen lactamom

Prenagen lactamom

Tahapan prenagen yang terakhir adalah lactamom, dimana kegunaannya tidak lagi untuk ibu hamil melainkan yang sudah bersalin dan menyusui. Prenagen lactamom melewati rancangan khusus dengan kandungan vitamin B12 dan B2 yang tinggi untuk membantu memperbaiki kualitas dan kuantitas dari asi ibu.

Kualitas asi pada saat menyusui juga akan berpengaruh besar terhadap perkembangan anak, terlebih untuk otaknya. Jadi ibu tidak hanya memastikan apakah asinya cukup untuk makan anaknya, namun juga harus memperhatikan apakah asi tersebut dapat membuat si kecil berkembang aktif.

Kurang lebih selama 6 bulan bayi tidak boleh makan apapun selain asi, sehingga ibu harus benar-benar menjaga kuantitas serta kualitasnya supaya tidak berkurang. Dengan adanya susu ini tak hanya ibu saja yang merasakan manfaatnya namun juga anak, mengingat kandungannya tidak hanya satu ragam saja melainkan ada banyak. Maka dari itu sangat dianjurkan supaya mengkonsumsinya.

Pada umumnya menyusui membutuhkan tenaga dan energi yang besar karena nutrisi yang sudah dimakan oleh ibu akan diserap anak lewat asi. Maka dari itu tak heran jika ibu menyusui lebih sering merasa lapar meskipun baru saja makan. Dengan demikian susu yang satu ini dapat menjadi alternatif supaya tenaga ibu bisa tetap terjaga selama proses menyusui berangsung. Dengan begitu anak pun tidak akan kekurangan gizi.

Demikianlah penjelasan mengenai tahapan prenagen yang wajib diketahui oleh para ibu hamil dan juga calon ayah. Semakin baik sumber nutrisi yang dikonsumsi oleh ibunya, maka tidak menutup kemungkinan apabila anaknya juga iku berkembang dengan sehat dan baik di dalam rahim sampai dilahirkan ke dunia. Sedangkan proses pemenuhan nutrisi tidak sampai situ saja karena anak sudah lahir pun harus tetap dijaga pemenuhan gizinya.